kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 30 sampai 31 semester 2

kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 30 sampai 31 semester 2
(4) Teks opini memuat argumentasi satu sisi, dan jumlah argumentasi tidak ditentukan. Selain merupakan milik pencipta teks, argumentasi dapat dikembangkan dari pendapat umum yang diambil dari sumber lain, sepanjang sumber itu disebutkan sebagai referensi. Bacalah kembali kedua teks opini di muka, kemudian carilah argumentasi yang dikembangkan dari pendapat lain.


kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 23 sampai 24 semester 2
http://bondowoso-jawa.blogspot.co.id/2016/01/kunci-jawaban-tugas-bahasa-indonesia-23-24-semester2.html
kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 16 sampai 18 semester 2
http://bondowoso-jawa.blogspot.co.id/2016/01/kunci-jawaban-tugas-bahasa-indonesia-16-18-semester2.html
kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 13 sampai 14 semester 2
http://bondowoso-jawa.blogspot.co.id/2016/01/kunci-jawaban-tugas-bahasa-indonesia-13-14-semester2.html
kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 8 sampai 12 semester 2
http://bondowoso-jawa.blogspot.co.id/2016/01/jawaban-bahasa-indonesia-hal-8-12-semester-2.html
kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 28 sampai 29 semester 2 http://bondowoso-jawa.blogspot.co.id/2016/01/kunci-jawaban-tugas-bahasa-indonesia-28-29-semester2.html kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 30 sampai 31 semester 2 http://bondowoso-jawa.blogspot.co.id/2016/01/kunci-jawaban-tugas-bahasa-indonesia-30-31-semester2.html
No.
Argumentasi
Referensi
1.
Tahun lalu, menurut catatan Badan Pusat Statistik, hanya ada 8 juta wisatawan asing yang datang berkunjung ke Indonesia.
Catatan Badan Pusat Statistik
2.
Konon, setiap jengkal ruang (karakter) di surat kabar bernilai bisnis.
Pendapat masyarakat
3.
Selama ini pemerintah hanya menjual Bali dan Bali, atau—kalau mau dikatakan agak berpandangan luas sedikit—bergesernya pun paling-paling hanya ke Yogyakarta dan Danau Toba. Padahal tempat-tempat itu tidak perlu “dijual” lagi dan sebaiknya dibiarkan jalan sendiri.
 Riset Pariwisata
4.
Semua orang mungkin sepakat bahwa iklan yang berbunyi: Terus terang, … terang terus, misalnya, adalah contoh kreativitas berbahasa yang berestetika tinggi
Pendapat masyarakat
5.
Dalam surat menyurat atau dalam pidato-pidato, misalnya, kalimat yang berbunyi Atas perhatiannya, diucapkan terima kasih seolah-olah sudah menjadi baku dan dianggap benar.
Surat Penting/ Pidato
(5) Ada dua macam opini, yaitu opini analitis dan opini hortatoris. Tugas kalian adalah membandingkan teks “Menjual Sembari Menjaga Nirwana” dan “Tentang Baik dan Benar”. Setelah kalian membaca dengan cermat, apakah masing-masing teks tersebut termasuk teks opini analitis atau hortatoris? Sebutkanlan alasan kalian.

(a) Teks “Menjual Sembari Menjaga Nirwana” termasuk jenis teks opini Hortatoris.

Alasannya adalah karena teks opine tersebut berisi beberapa argumentasi yang mana mengarah pada suatu tindakan atau kebijakan yang perlu dibuat.

(b) Teks “Tentang Baik dan Benar” termasuk jenis teks opini Analitis.

Alasannya adalah karena ia atau penulis dalam teks opini tersebut menggambarkan suatu konsep atau mnejelaskan mengenai suatu teori yaitu tata cara berbahasa Indonesia yang baik dan benar.

sekian artikel saya tentang kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 30 sampai 31 semester 2

kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 28 sampai 29 semester 2

kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 28 sampai 29 semester 2-Baik langsung saja dapat kita bahas semuanya, bilamana ada salah kata atau jawaban mohon dikoreksi. Karena setiap jawaban ini murni dari buah hasil pemikiran saya sehingga belum tentu dapat benar seluruhnya.

kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 23 sampai 24 semester 2
http://bondowoso-jawa.blogspot.co.id/2016/01/kunci-jawaban-tugas-bahasa-indonesia-23-24-semester2.html
kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 16 sampai 18 semester 2
http://bondowoso-jawa.blogspot.co.id/2016/01/kunci-jawaban-tugas-bahasa-indonesia-16-18-semester2.html
kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 13 sampai 14 semester 2
http://bondowoso-jawa.blogspot.co.id/2016/01/kunci-jawaban-tugas-bahasa-indonesia-13-14-semester2.html
kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 8 sampai 12 semester 2
http://bondowoso-jawa.blogspot.co.id/2016/01/jawaban-bahasa-indonesia-hal-8-12-semester-2.html
kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 28 sampai 29 semester 2 http://bondowoso-jawa.blogspot.co.id/2016/01/kunci-jawaban-tugas-bahasa-indonesia-28-29-semester2.html kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 30 sampai 31 semester 2 http://bondowoso-jawa.blogspot.co.id/2016/01/kunci-jawaban-tugas-bahasa-indonesia-30-31-semester2.html

Pada tugas ini, kalian diajak membandingkan dua teks opini yang berjudul 
“Menjual Sembari Menjaga Nirwana” dan “Tentang Baik dan Benar”. Kalian 
dapat membandingkan kedua teks tersebut dari berbagai aspek, baik fungsi 
sosial, struktur, maupun ciri kebahasaannya. 

Tentang Baik dan Benar
oleh: Agus Sri Danardana

(1) Menurut kalian, bagaimanakah berbahasa yang baik dan benar itu?

Jawaban : Secara sederhana, bahasa yang baik dan benar dapat dijelaskan  sebagai berikut. Bahasa yang baik adalah bahasa yang digunakan  sesuai dengan situasi pemakaiannya, sedangkan bahasa yang  benar adalah bahasa yang digunakan sesuai dengan kaidah (aturan) bahasa. Karena ditentukan oleh banyak hal (seperti tempat, topik, dan tujuan pembicaraan serta kawan/lawan bicara), yang dapat memunculkan banyak ragam bahasa, ukuran bahasa yang baik (sesuai dengan situasi pemakaian bahasa) sering dipahami secara salah oleh banyak orang.

(2) Teks opini berisi gagasan pribadi atau usulan mengenai sesuatu. Menurut kalian, pada teks “Tentang Baik dan Benar”, gagasan apa yang hendak diungkapkan penulis?

Jawaban : Gagasan yang hendak di ungkapkan oleh penulis pada teks opini “ Tentang Baik dan Benar “ adalah mengenai tata penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar beserta penggunaannya.


(3) Baca dan cermati kembai teks tersebut. Argumentasi apa saja yang diutarakan penulis untuk mendukung gagasannya? Tuliskanlah argumentasi yang kalian temukan ke dalam kolom berikut

Argumentasi

1. Bahasa yang baik adalah bahasa yang digunakan sesuai dengan situasi pemakaiannya, sedangkan bahasa yang benar adalah bahasa yang digunakan sesuai dengan kaidah (aturan) bahasa.

2. Banyak orang yang menganggap bahwa bahasa Indonesia hanya memiliki satu warna/ ragam. Mereka tidak (mau) menyadari bahwa bahasa Indonesia memiliki banyak ragam, identik dengan keanekaragaman masyarakat penggunanya.

3. sesungguhnya orang tidak perlu berbahasa baku saat tawar-menawar di pasar atau sedang mengobrol dengan tetangga saat ronda.

4. sangatlah tidak pantas jika ada orang menggunakan bentuk-bentuk tidak baku itu dalam sebuah seminar, dengan teman akrabnya sekalipun.

5. Dalam batas-batas tertentu, pelanggaran atas penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar mungkin masih dapat dimaklumi.

6. Konon, setiap jengkal ruang (karakter) di surat kabar bernilai bisnis. Oleh karena itu, permakluman yang sama seharusnya tidak diberikan kepada penyiar yang membacakan tulisan itu untuk pendengar/pemirsanya.

7. Tidak berbeda dengan ragam bahasa yang lain, ukuran baik dan benar tetap dapat diterapkan pada dua ragam (iklan dan sastra) itu.

8. “Keanehan” berbahasa dalam iklan dan sastra (kalau memang ada) harus dipandang sebagai kreativitas berbahasa pembuat/pengarang selama tidak bertentangan dengan kaidah bahasa yang berlaku.

9. Keanehan berbahasa, karena sudah berlangsung lama dan berterima, sering tidak dianggap sebagai kesalahan.

10. Padahal, jika ditanya siapa yang memberi perhatian dan siapa yang memberi ucapan, pasti tidak ditemukan jawaban yang benar karena –nya dan di mengacu kepada orang ketiga: bukan orang pertama dan kedua yang sedang berdialog, baik dalam surat maupun pidato.

kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 23 sampai 24 semester 2

kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 23 sampai 24 semester 2


kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 23 sampai 24 semester 2
http://bondowoso-jawa.blogspot.co.id/2016/01/kunci-jawaban-tugas-bahasa-indonesia-23-24-semester2.html
kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 16 sampai 18 semester 2
http://bondowoso-jawa.blogspot.co.id/2016/01/kunci-jawaban-tugas-bahasa-indonesia-16-18-semester2.html
kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 13 sampai 14 semester 2
http://bondowoso-jawa.blogspot.co.id/2016/01/kunci-jawaban-tugas-bahasa-indonesia-13-14-semester2.html
kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 8 sampai 12 semester 2
http://bondowoso-jawa.blogspot.co.id/2016/01/jawaban-bahasa-indonesia-hal-8-12-semester-2.html
kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 28 sampai 29 semester 2 http://bondowoso-jawa.blogspot.co.id/2016/01/kunci-jawaban-tugas-bahasa-indonesia-28-29-semester2.html kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 30 sampai 31 semester 2 http://bondowoso-jawa.blogspot.co.id/2016/01/kunci-jawaban-tugas-bahasa-indonesia-30-31-semester2.html

Sebuah teks opini/editorial diawali oleh pernyataan utama argumen. Hal utama dari argumen tersebut mengikuti pernyataan tesis mencakup ringkasan dari informasi utama yang akan digunakan sebagai pendukung. Setiap paragraf yang kalian gunakan memiliki kalimat topik yang jelas, berfungsi memperpanjang argumen utama. Kalimat yang kalian gunakan dalam setiap paragraf diuraikan untuk memperluas gagasan utama. Untuk itu dibutuhkan rincian dan bukti dalam setiap paragraf agar dapat mendukung ide yang disajikan. Dalam penyajian ini, kalian dapat pula memasukkan kalimat antisipasi sudut pandang lawan yang berkemungkinan muncul. Di akhir teks opini ini, paragraf kalian ditutup dengan merangkum ide yang telah dipaparkan sebelumnya. Bagian ini berfungsi untuk menegaskan kembali sudut pandang kalian terhadap persoalan yang diutarakan. Oleh sebab itu, terlihatlah pernyataan pendapat^argumentasi^pernyataan ulang pendapat sebagai struktur yang membangun sebuah teks opini. Pada tahap pernyataan pendapat teks opini/editorial tersebut dikemukakan bahwa Indonesia memiliki banyak tempat indah yang bisa dijadikan objek wisata. Akan tetapi, tempat-tempat itu tersembunyi dan belum digarap sama sekali oleh pemerintah sebagai tujuan wisata. Setelah kalian mengetahui struktur teks yang membangun teks opini/editorial tersebut, tugas kalian selanjutnya adalah menguraikan pendapat penulis secara terperinci. Kalian diminta menguraikan berbagai argumentasi yang ada dalam teks opini/editorial di atas untuk meyakinkan pembaca agar menerima pendapat tersebut. Lalu, kalian uraikan bagaimana penulis teks itu
menyatakan ulang pendapatnya pada paragraf penutup.


a) Pandangan penulis dalam pernyataan pendapat:

 Indonesia adalah surga sekaligus kisah nyata, bukan isapan jempol belaka atau romantisme dari masa lalu. Ada begitu banyak tempat indah yang tersembunyi dan masih perawan. Sayangnya, tempattempat itu belum digarap serius sebagai tujuan wisata. Jangankan membuat program wisata yang kreatif, membangun prasarananya saja kerap tidak dilakukan pemerintah.

b) Argumentasi 1:

Dalam beberapa tahun terakhir, bahkan keindahan sejumlah tempat terancam oleh eksploitasi alam yang salah dan serakah. Padahal, dengan pariwisata, daerah bias mendapatkan penghasilan sekaligus memelihara alam selingkungannya.


c) Argumentasi 2:

Di kepulauan Togean, Sulawesi Tengah, ironi itu terpampang nyata. Kepulauan itu memiliki pantai-pantai molek, laut yang bening dan tenang, serta ikan berwarnawarni yang menyelinap di antara terumbu karang indah. Menjelang senja, matahari menjadi bola merah yang ditelan laut jingga. Namun, di sana juga berlangsung perusakan alam yang kerap didukung para politikus. Mereka datang hanya pada saat kampanye untuk memancing suara, bahkan mempersilakan para nelayan mengebom terumbu karang. Keinginan pemerintah pusat menjadikannya sebagai taman nasional ditentang justru oleh pemerintah daerah.

d) Argumentasi 3:

Di Mentawai, Sumatera Barat, lain lagi yang terjadi. Kepulauan ini memiliki ombak terbaik untuk berselancar. Di dunia ini hanya ada tiga tempat yang memiliki barrel—ombak berbentuk terowongan—yang dapat ditemui sepanjang waktu: Hawaii, Haiti, dan Mentawai. Namun, pemerintah daerah seolah-olah tidak berdaya di sana. Resor tumbuh menjamur, tetapi kontribusi mereka kepada ekonomi daerah amat minimal. Mungkin ini merupakan bentuk “protes” mereka kepada pemerintah daerah yang tidak serius membangun prasarana wisata di sana.

e) Argumentasi 4:

Dengan ribuan “surga yang tersembunyi” itu, pemerintah seharusnya bisa menaikkan jumlah wisatawan asing yang datang ke negeri ini. Tahun lalu, menurut catatan Badan Pusat Statistik, hanya ada 8 juta wisatawan asing yang datang berkunjung ke Indonesia. Jangankan dibandingkan dengan Prancis yang mampu mendatangkan 83 juta turis tahun lalu, jumlah wisatawan asing ke Indonesia masih jauh dari Malaysia, yang menurut United Nations World Tourism Organization kedatangan 25 juta pelancong pada 2012. Ini menempatkan Malaysia pada peringkat ke-10 negara dengan jumlah wisatawan asing terbanyak.

f) Argumentasi 5:

Problem utama dari tidak berkembangnyapariwisata di Indonesia adalah ceteknya kesadaran akan potensi yang kita miliki. Pemerintah pusat ataupun daerah masih lebih senang mendapatkan uang dengan cara mengeksploitasi sumber daya alam. Mereka lebih suka membabat hutan untuk mengambil kayunya, menggali buminya untuk mengeduk mineral di dalamnya, atau menggantikan pepohonan hutan dengan kelapa sawit. Pariwisata dianggap tidak terlalu menguntungkan—terutama untuk pejabat yang korup. Tidak ada resor atau pengelola wisata yang bisa membayar setoran ke pejabat korup sebesar yang disetor pejabat hutan atau pemilik tambang.

g) Argumentasi 7:

Kesadaran menjaga alam dan mengembangkan potensi wisata justru datang dari operator wisata. Di Togean, seorang pemilik resor harus membayar nelayan secara berkala agar mereka tidak memburu ikan dengan bom. Ia berupaya menyadarkan masyarakat tentang arti penting keindahan alam di halaman rumah mereka. Di Hulu Bahau, Kalimantan Utara, seorang ketua adat besar berhasil menyadarkan masyarakat untuk menjaga hutan. Bersama lembaga seperti WWF, masyarakat di sana mengembangkan wisata sungai dan rimba.

h) Argumentasi 8:

Pemerintah harus lebih serius memikirkan program-program untuk membungkus potensi ini agar lebih menarik. Singapura, misalnya, pulau kecil yang penuh beton itu mampu membuat banyak atraksi wisata—meski sebagian besar artifisial dan terlihat lebih indah di iklan—yang mampu menarik 15 juta wisatawan asing. Hampir dua kali lipat dari yang ke Indonesia.

i) Argumentasi 9:

Selama ini pemerintah hanya menjual Bali dan Bali, atau—kalau mau dikatakan agak berpandangan luas sedikit—bergesernya pun paling-paling hanya ke Yogyakarta dan Danau Toba. Padahal tempat-tempat itu tidak perlu “dijual” lagi dan sebaiknya dibiarkan jalan sendiri. Berapa banyak peminat wisata yang tahu, misalnya, bahwa Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, di pertemuan antara Selat Malaka, Laut Cina Selatan, dan arus surut Sungai Kampar, terdapat “bono”, tidal bore yang dirindukan para selancar sungai, dan diakui sebagai yang terbaik di dunia.

j) Pernyataan ulang pendapat penulis:

Indonesia memang surga sekaligus kisah nyata. Di tangan para pemangku kepentingan terletak tanggung jawab merayakannya
sekian artikel saya tentang 
kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 23 sampai 24 semester 2

kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 16 sampai 18 semester 2

kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 16 sampai 18 semester 2


kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 23 sampai 24 semester 2
http://bondowoso-jawa.blogspot.co.id/2016/01/kunci-jawaban-tugas-bahasa-indonesia-23-24-semester2.html
kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 16 sampai 18 semester 2
http://bondowoso-jawa.blogspot.co.id/2016/01/kunci-jawaban-tugas-bahasa-indonesia-16-18-semester2.html
kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 13 sampai 14 semester 2
http://bondowoso-jawa.blogspot.co.id/2016/01/kunci-jawaban-tugas-bahasa-indonesia-13-14-semester2.html
kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 8 sampai 12 semester 2
http://bondowoso-jawa.blogspot.co.id/2016/01/jawaban-bahasa-indonesia-hal-8-12-semester-2.html
kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 28 sampai 29 semester 2 http://bondowoso-jawa.blogspot.co.id/2016/01/kunci-jawaban-tugas-bahasa-indonesia-28-29-semester2.html kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 30 sampai 31 semester 2 http://bondowoso-jawa.blogspot.co.id/2016/01/kunci-jawaban-tugas-bahasa-indonesia-30-31-semester2.html

12)Teks opini mencakup penggunaan kata kerja material, relasional, dan mental sekaligus. Verba (kata kerja) material merupakan verba yang menunjukkan perbuatan fisik atau peristiwa, misalnya mengunyah, membaca, menulis, dan sebagainya. Sementara itu, verba relasional adalah verba yang menunjukkan hubungan intensitas (yang mengandung pengertian A adalah B), sirkumstansi (yang mengandung pengertian A pada/di dalam B), dan milik (yang mengandung pengertian A mempunyai B). Verba yang pertama tergolong ke dalam verba relasional identifikatif, sedangkan verba yang kedua dan ketiga tergolong ke dalam verba relasional atributif. Pada verba relasional identifikatif terdapat partisipan token (token) atau teridentifikasi (identified) dan nilai (value) atau pengidentifikasi (identifier). Misal: Ayah (token) adalah (verba relasional identifikasi) pelindung keluarga (nilai). Pada verba relasional atributif terdapat partisipan penyandang (carrier) dan sandangan (attribute). Misal: Ayah (penyandang) mempunyai (verba relasional atributif) mobil baru (sandangan). Untuk verba yang terakhir, yaitu verba mental, pada umumnya digunakan untuk mengajukan klaim. Verba ini menerangkan persepsi (misalnya: melihat, merasa), afeksi (misalnya: suka, khawatir), dan kognisi (misalnya: berpikir, mengerti). Pada verba mental ini terdapat partisipan pengindera (senser) dan fenomena. Contohnya dalam klausa: Saya mempercayai bahwa..., Menurut saya..., Saya berpendapat.... Contoh lain dalam kalimat: Ayah (pengindera) mendengar (verba mental) kabar itu (fenomena). Tugas kalian adalah mencari kalimat yang mengandung verba di dalam teks tersebut. Lalu, kategorikan masing-masing verba tersebut menurut bentuknya.



No.
Kalimat
Verba
Verba Material/Relasional/Mental
1.
Indonesia adalah surga sekaligus kisah nyata, bukan isapan jempol belaka atau
romantisme dari masa lalu.
adalah
Verba Relasional Identifikatif
2.
Problem utama dari tidak berkembangnya pariwisata di Indonesia
adalah ceteknya kesadaran akan potensi yang kita miliki.
adalah
Verba Relasional Identifikatif
3.
Mereka datang hanya pada saat kampanye untukmemancing suara, bahkan mempersilakan para nelayan mengebom terumbu karang.
memancing
Verba Material
4.
Mungkin ini merupakan bentuk “protes” mereka kepada pemerintah daerah yang tidak seriusmembangun prasarana
wisata di sana.
membangun
Verba Material
5.
Pemerintah pusat ataupun daerah masih lebih senangmendapatkan
uang dengan cara mengeksploitasi sumber daya alam.
senang
Verba Mental
6.
Mereka lebih suka membabat hutan untuk mengambil kayunya, menggali
buminya untuk mengeduk mineral di dalamnya, ataumenggantikan
pepohonan hutan dengan kelapa sawit.
menggantikan
Verba Material
7.
Tidak ada resor atau pengelola wisata yang bisamembayar setoran ke pejabat korup sebesar yang disetor pejabat hutan atau pemilik tambang.
membayar
Verba Material
8.
Singapura, misalnya, pulau kecil yang penuh beton itu mampu membuat banyak atraksi wisata—meski sebagian
besar artifisial dan terlihat lebih indah di iklan—yang mampu menarik 15 juta wisatawan asing.
menarik
Verba Mental
9.
Selama ini pemerintah hanya menjual Bali dan Bali, atau—kalau mau dikatakan agak berpandangan luas sedikit—bergesernya pun paling-paling hanya ke Yogyakarta dan Danau Toba.
menjual
Verba Material
10.
Berapa banyak peminat wisata yang tahu, misalnya, bahwa Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, di pertemuan antara Selat Malaka, Laut Cina Selatan, dan arus surut Sungai Kampar, terdapat “bono”, tidal bore yang dirindukanpara selancar sungai, dan diakui sebagai yang terbaik di dunia
dirindukan
Verba Mental
13)
No.
Kosakata
Arti Kosakata
1.
terumbu

dangkalan di laut (yang tidak terlalu luas), terjadi
dari gundukan batuan, seperti gamping atau koral,
sering kelihatan apabila air surut

2.
cetek

tidak jauh jaraknya dari permukaan ke dasar (tentang sungai, sumur, dan sebagainya); dangkal; tohor; 2 ki tidak mendalam (tentang pengetahuan dan sebagainya)
3.
nirwana

keadaan dan ketenteraman sempurna bagi setiap wujud eksistensi karena berakhirnya kelahiran kembali ke dunia; 2 tempat kebebasan (kesempurnaan); surga
4.
mengeduk
mengeruk; mengorek; menggali;
5.
membabat

menebas; merambah (pohon-pohon, semak belukar, rerumputan, dan sebagainya);
6.
resor
daerah kecil
7.
artifisial
tidak alami; buatan
8.
kreatif

memiliki daya cipta; memiliki kemampuan untuk menciptakan;
9.
eksploitasi
pengusahaan; pendayagunaan:
10
kontribusi
uang iuran (kepada perkumpulan dan sebagainya)
11.
statistik
catatan angka-angka (bilangan); perangkaan;

No.
Kosakata
Arti Kosakata
12

wisata

bepergian bersama-sama (untuk memperluas pengetahuan, bersenang-senang, dan sebagainya); bertamasya;
13
wisatawan

orang yang berwisata; pelancong; turis:
14
pelancong

bepergian untuk bersenang-senang; bertamasya; pesiar: ~ ke luar negeri;
15
potensi

kemampuan yang mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan; kekuatan; kesanggupan; daya;
16
infrastruktur

prasarana
17
akses

jalan masuk:
18
atraksi

sesuatu yang menarik perhatian; daya tarik;
19
selancar

olahraga yang dilakukan di atas air dengan cara berdiri di atas sebilah papan, meluncur sambil melenggok-lenggok seirama dan lajunya ombak;
20
pemangku
orang yang memangku, pengelola; penyelenggara (pemerintahan dan sebagainya); 3 orang yang mewakili (raja dan sebagainya);~ jabatan orang yang memegang jabatan atau menjadi wakil untuk melakukan jabatan
sekian tentang artikel kunci Jawaban Tugas bahasa Indonesia kelas 12 Kurikulum 2013 16 sampai 18 semester 2

 

Copyright @ 2013 Bondowoso Community.