Label

Prinsip Desain Visual Seni Lukis Seni Rupa

Prinsip Desain Visual Seni Lukis Seni Rupa - come back sahabat Hallo sahabat bondowoso community Prinsip Desain Visual Seni Lukis Seni Rupa, Pada sharing bondowoso community kali ini yang berjudul Prinsip Desain Visual Seni Lukis Seni Rupa, kali ini saya sebagai admin ganteng :v akan membuat artikel semoga artikel ini sangat sangat sangat membantu anda semua yang sedang pusing mencari cari di google jangan lupa sebarkan juga ya supaya teman kalian tau bahwa blog ini sagat berguna :v

materi : Prinsip Desain Visual Seni Lukis Seni Rupa
Judul : Prinsip Desain Visual Seni Lukis Seni Rupa

lihat juga


Prinsip Desain Visual Seni Lukis Seni Rupa

Artikel belajar photoshop, Artikel editing, Artikel prakarya dan kewirausahaan, Artikel tips and trick, Prinsip Desain  Visual Seni Lukis Seni Rupa 
Dalam proses kreasi seorang pedesain biasanya memerlukan
pengetahuan dasar tentang keselarasan, kesebandingan, irama,
keseimbangan dan penekanan.
1. Keselarasan (harmony)
Dalam suatu desain adalah keteraturan tatanan di antara
bagian-bagian desain, yaitu susunan yang seimbang, menjadi
satu kesatuan yang padu dan utuh, masing-masing saling
mengisi sehingga mencapai kualitas yang disebut harmoni.
Faktor keselarasan merupakan hal utama dan penting dalam
penciptaan sebuah karya desain.
2. Kesebandingan (proportion)
Merupakan perbandingan antar satu bagian dengan bagian
lain, atau antara bagian-bagian dengan unsur keseluruhan secara
visual memberikan efek menyenangkan, artinya tidak timpang
atau janggal baik dari segi bentuk maupun warna.
3. Irama (rythme)
Dalam pengertian visual dapat dirasakan karena ada faktor
pengulangan di atas bidang atau dalam ruang, yang menyebabkan
timbulnya efek optik seperti gerakan, getaran, atau perpindahan
dari unsur yang satu ke unsur yang lain. Faktor irama ini
kerap kali memandu mata kita mengikuti arah gerakan dalam
karya desain.
4. Keseimbangan (balance)
Dalam penciptaan desain adalah upaya penciptaan karya
yang memiliki daya tarik visual. Kesimbangan pada unsur dan
bagian desain, maupun pada keindahan dan fungsi desain.
Keseimbangan dapat memberikan efek formal (simetri),
informal (asimetri), atau efek statik (piramid) dan dinamik
(bola) efek memusat, memencar, dan lain sebagainya. Jadi
faktor keseimbangan bertalian dengan penempatan unsur
visual, keterpaduan unsur, ukuran, atau kehadiran unsur pada
keluasan bidang-ruang terjaga bila struktur rupa serasi dan
sepadan, dengan kata lain bobot tatanan rupa memberi kesan
mantap dan kukuh.
5. Penekanan (emphasis)
Dalam merealisasi gagasan desain, adalah penentuan faktor
utama yang ditonjolkan karena kepentingannya, ada faktor
pendukung gagasan yang penyajiannya tidak perlu mengundang
perhatian, meski kehadirannya dalam keseluruhan desain tetap
penting. Prinsip penekanan dapat dilakukan dengan distorsi
ukuran, bentuk, irama, arah, warna kontras, dan lain-lain.
sekian dan terima kasih  Prinsip Desain  Visual Seni Lukis Seni Rupa 


Demikianlah Artikel Prinsip Desain Visual Seni Lukis Seni Rupa

Sekian materi Prinsip Desain Visual Seni Lukis Seni Rupa, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sekian postingan kali ini semoga kalian bisa kembali lagi ke sini dan mengajak teman kalian menuju ke sini supaya saya lebih semangat lagi untuk update artikel maka sebarkan link blog ini dan jangan lupa untuk komentar bisa melalui facebook juga lho komentarnya .

Anda sedang membaca artikel Prinsip Desain Visual Seni Lukis Seni Rupa dan artikel ini url permalinknya adalah https://bondowoso-jawa.blogspot.com/2014/09/prinsip-desain-visual-senilukis-senirupa.html Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

0 Response to "Prinsip Desain Visual Seni Lukis Seni Rupa"

Posting Komentar